4 Kakek Jadi Pengedar di Jambi, Sabu Disimpan di Plafon Gedung SD

JAMBITODAY.CO.ID, Jambi – Empat orang kakek di Kota Jambi ditangkap polisi. Mereka ditangkap karena menjadi pengedar sabu. Sebanyak 670 gram sabu yang hendak diedarkan disimpan di plafon salah satu gedung sekolah dasar di kawasan Jelutung, Kota Jambi.
Empat kakek itu yakni HE, MR, N, dan Y. Rata-rata mereka berusia lebih dari 50 tahun. Keempatnya merupakan warga Kota Jambi.

“Untuk posisi (barang bukti) diamankan di plafon salah satu SD. Salah satu modus pelaku jadi dia tidak simpan di rumahnya, dia simpan di salah satu SD. Saya tidak perlu sebutkan nama SD-nya,” kata Kapolresta Jambi Kombes Eko Wahyudi, Senin (7/8/2023).

Kombes Eko menjelaskan, pengakuan pelaku menyimpan di plafon sekolah dasar ini untuk mengelabui petugas. Mereka menaruh barang bukti itu tanpa diketahui guru maupun kepala sekolah SD tersebut.

“Status dia ini bukan penjaga sekolah tapi warga sekitar di sekolah itu. Mereka berstatus pengedar,” ujarnya.

Keempat pelaku ini diamankan, Sabtu (5/8/2023) berdasarkan laporan masyarakat. Saat ini polisi masih memburu bandar yang memasok sabu ke pelaku tersebut.

HE, salah satu dari 4 kakek itu menyebut alasan menyimpan sabu di plafon sekolah itu agar aman dan tidak dicurigai.

“Supaya aman (simpan sabu di plafon sekolah). Malam (memasukkan sabu ke plafon). Rumah saya sekitar (sekolah),” ujar HE.

Selain empat kakek itu, dalam konferensi pers, Senin (7/8), polisi juga mengungkap telah menangkap 6 pengedar dan kurir lainnya. Mereka yang dihadirkan itu merupakan hasil pengungkapan Satresnarkoba Polresta Jambi mulai dari 1-6 Agustus 2023. Polisi menyita total 1,6 kilogram sabu dari pengungkapan itu.

“Selama kurun 7 hari, kami mengungkap 6 kasus dan TKP. Dengan total barang bukti 1,6 kilogram sabu,” sebut Eko.

Atas perbuatannya, para pelaku tersebut akan dikenakan pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 112 ayat 2, UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *