Camat Tebo Ulu Minta Seleksi Perangkat Desa Diulang Kembali

Jambitoday – Sikap Hayatul Azmi alias Dadang, Kepala desa (Kades) Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi tersebut sangat di sayangkan oleh Camat Tebo Ulu, Muhammad Syarief.  

Menurutnya Camat Tebo, Muhammad Syarief persoalan penjaringan perangkat desa yang dialihkan pelaksanaan ke Perguruan Tinggi Institut Agama Islam (IAI) Tebo itu tidak memenuhi unsur sesuai mekanisme penjaringan. 

Camat Tebo menjelaskanpenyebab kenapa sampai proses seleksi dilaksanakan di kampus IAI, karena Kades sempat menemui Camat dan membawa uang Rp 10 juta dengan maksud menyogok, dengan harapan dapat meloloskan peserta bawaannya. 

Muhammad Syarief, menyayangkan sikap Kades seperti itu. Dirinya menolak uang tersebut, namun sang Kades ini terus berusaha membujuk. Merasa tidak puas, kemudian Kades menemui Kepala seksi (Kasi) Pemerintah Kecamatan, Mashuri. Namun Kasi Mashuri juga menolak uang tersebut, karena satu prinsip dengan Camat yang menolak sogokan.  

Merasa heran dengan tindakan Kades ini, Kasi melapor kepada Camat. Dirinya menjelaskan bahwa dirinya di datangi oleh kades hendak di berikan 10 juta sebagai sogokan namun di tolaknya.

Menanggapi hal itu, sebagai Camat tentu dirinya harus diposisi tengah, agar proses penjaringan memang tidak ada permainan. “Saya menyayangkan etika dan sikap pak Kades seperti itu,” tegas Syarief.  

Proses penjaringan perangkat desa Sungai Rambai akhirnya dilaksanakan di IAI Tebo, sebenarnya pelaksanaan seleksi di kampus IAI ini tidak disetujui, tapi malah tetap dilaksanakan. 

Setelah proses seleksi itu selesai, Kades baru meminta rekomendasi ke Camat. “Tentunya untuk ketertiban administrasi, kami juga musti harus mengkaji pemberkasan,” katanya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *