KONTOL 3

Madrasah Aliyah Baiturrahman Bungo Kekurangan Siswa

Jambitoday – Beberapa tahun belakangan ini Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Baiturrahman yang dulu pernah jaya kini mengalami penurunan drastis. Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Baiturrahman ini berada di Dusun Pulau Batu, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Baiturrahman ini berdiri sejak tahun 2003 lalu, MAS Baiturrahman terakreditasi B pada tahun 2019, MAS Baiturrahman pernah menjadi salah satu sekolah yang menjadi tujuan siswa di Bungo untuk melanjutkan pendidikannya.

Sayangnya kini sekolah tersebut tidak lagi menjadi primadona bagi warga sekitar. Bahkan, guru dan pengurus yayasan mengalami kesulitan untuk mencari siswa yang ingin menimba ilmu di sekolah tersebut.

Rofi, Salah satu guru MAS Baiturrahman mengatakan jika saat ini sekolahnya hanya memiliki 18 siswa. Padahal tahun 2018 lalu, sekolah ini pernah memiliki siswa hingga sebanyak 80 orang. Setelah tiga tahun, sekolah ini mengalami penurunan jumlah siswa dan sekarang hanya tinggal 18 orang. Pihak sekolah sudah berupaya mencari-cari siswa yang mau belajar di Madrasah Aliyah Baiturrahman. Akhinya dapat 10 orang, maka jumlahnya menjadi 28 orang.

Rofi menambahkan jika jumlah segitu sangat sedikit sekali kalau dibandingkan pada tahun sebelumnya. Penyebab merosotnya peminat sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama itu juga belum diketahui. Guru dan yayasan sekolah itu terus melakukan berbagai upaya hingga sekolah tersebut bisa kembali seperti sebelumnya.

“Kami para guru akan tetap mempertahankan supaya sekolah ini bisa di negeri kan, agar bisa dikelola pemerintah dengan tenaga pengajar 14 orang,” ungkap Rofi.

Rofi juga menyampaikan karena jumlah siswa yang menurun secara drastis, Kemenag Bungo mewanti-wanti akan mencabut izin sekolah itu karena tidak memenuhi standar. Otomatis nantinya MAS Baiturrahman akan menginduk ke sekolah lain. Namun, sekarang masih bisa cetak ijazah sendiri dan ujian di sekolah sendiri. Kalau izin sudah dicabut, tidak terbayanglah nasib MAS Baiturrahman kedepannya.

Rofi berharap masyarakat di sekitar sekolah tersebut bersama-sama menghidupkan kembali sekolah yang berlandaskan Islam dan pernah menjadi kebanggaan masyarakat Jujuhan Ilir itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *