Sekda Minta Tidak Ada Warga yang Dirugikan, Karena Ada 8 Rumah Yang Terdampak Pembangunan Jalan Menuju Stockpile Batubara PT SAS

Sekda Minta Tidak Ada Warga yang Dirugikan, Karena Ada 8 Rumah Yang Terdampak Pembangunan Jalan Menuju Stockpile Batubara PT SAS

Jambitoday – Warga di kawasan Aurduri, Kota Jambi terdampak pembangunan jalan menunu stockpile batubara milik PT Sinar Anugerah Sukses (SAS). Totalnya ada sekitar 8 unit rumah yang terdampak pembangunan jalan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman menyampaikan hal tersebut berdasarkan hasil hasil peninjauan langsung yang dilakukan pada Jumat 05 Januari 2024. Peninjauan jugaa diikuti kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, perwakilan Polda Jambi dan TNI, serta perwakilan warga setempat.

Sudirman menyampaikan bahwa dari hasil peninjauan lapangan, serta dari sisi kajian dan izin-izin yang sudah diperoleh, pembangunan stockpile batubara PT SAS dapat diteruskan. Sudirman menyampaikan bahwa proyek sudah bisa terus berjalan, tinggal bagaimana menegosiasikan dengan masyarakat yang terdampak secara khusus. Sebab adaa 8 rumah yang berdekatan dengan jalan, bukan dengan stockpile.

Sudirman merasa kebisingan dan dampak dari debu bisa diatasi dengan adanya pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lokasi pembanguna stockpile yang berdekatan dengan rumah warga nanti akan berdampak langsung ke warga, seperti kebisingan, debu, nanti bisa dipahami oleh PT SAS sesuai dengan Amdal.

Sudirman juga menegaskan bahwa PT SAS harus mengupayakan agar tidak ada warga yang dirugikan dalam pembangunan stockpile batubara dan jalan khusus. Harus ada kesepakatan antara PT SAS dan warga yang rumahnya terdampak adalah untuk bisa ganti untung dan tidak ada yang dirugikan.

Direktur PT SAS, Fauzan mengatakan bahwa semua potensi dampak yang ditimbulkan dari aktivitas batubara itu nanti sudah ada kajiannya di dalam Amdal. Skema ganti untung dilakukan dari negosiasi dengan masyarakat, pihaknya sudah masuk kesana sebelum-sebelumnya dengan masyarakat, ke depannya tinggal kita dengan masyarakat dan sebelum ini semua bergulir pihaknya sudah mengerjakan Amdal, sudah masuk ke provinsi, ke pusat dan segala macam disitu.

Fauzan juga menyampaikan bahwa ada bagian-bagian apa saja yang harus dikerjakan, ya lingkungan, semuanya sudah disusun dan dibentuk oleh undang-undang dan di peraturan, kita hanya mengikuti saja, semuanya sudah tercantum dalam peraturan tersebut. Fauzan meyakinkan bahwa keberadaan stockpile batubara tersebut tidak akan menyebabakan kerusakan dan polusi. Sebab Reduksi dari debu masih bisa terkurangi oleh penghijauan. Ada dua sampai tiga hektar menampung. Fauzan juga menegaskan bahwa proses bongkar muat nantinya juga tidak akan lama, dari kendaraan pengangkut langsung masuk ke tongkang untuk dibawa melalui jalur sungai. Pihaknya juga akan membuat gorong-gorong untuk mereduksi dan mencegah batu jatuh ke sungai. Pihaknya juga akan tunggu keputusan dari tim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *