Meski Kuota Telah Ditambah, Gas LPG Bersubsidi Tetap Langka di Sarolangun

Meski Kuota Telah Ditambah, Gas LPG Bersubsidi Tetap Langka di Sarolangun

Jambitoday – Gas LPG bersubsidi kemasan 3 kilogram yang masih sangat langka terus menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Sarolangun. Terlebih diawal Ramadhan ini, warga Kelurahan Sukarsari mengaku kesulitan mencari gas LPG bersubsidi.

Kobri, Salah seorang warga di Kelurahan Sukarsari mengatakan bahwa kelangkaan gas LPG 3 kilogram dirasakan sejak beberapa hari terakhir. Kobri mengaku bahwa hampir dikeseluruhan warung yang dikunjungi tidak memiliki pasokan gas LPG.

Kabag Ekonomi, Setda Sarolangun, David mengatakan jika pihaknya sudah berkordinasi dengan instansi terkait. David menyampaikan jika Disperindag Sarolangun sedang melakukan penelusuran penyebab terjadinya kelangkaan gas. Secara kuota dibandingkan dengan tahun 2023, pihaknya di 2024 ini dapat kuota yang lebih besar dibanding 2023, seharusnya tidak terjadi kelangkaan kalau distribusinya lancar dan alur distribusinya lancar.

David menyampaikan jika saat ini lagi ditelusuri kawan-kawan Diskoperindag untuk melihat apa yang sebenarnya yang terjadi dilapangan. Menurut David, ditahun 2024 ini Sarolangun juga memiliki kuota pendistribusian lebih besar dibanding tahun 2023 kemarin. Pendistribusian dari Pertamina kepada para agen dipastikan cukup lancar, namun tak menyangka bisa terjadi kelangkaan.

Pada Tahun ini sekitar 4.973 metrik ton itu kurang lebih naik sekitar 150 metrik ton dibandingkan tahun kemarin. Selain itu, tindak lanjut nanti mungkin Pemerintah akan melakukan operasi pasar untuk mengatasi masalah kelangkaan gas LPG tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *